LABUAN BAJO, MABARPOS.COM – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Komodo kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun keluarga yang berkualitas melalui kegiatan Bimbingan Perkawinan bagi Calon Pengantin (Bimwin Catin) yang digelar di Aula KUA Komodo, Rabu (17/6/2026).
Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (BKKBN) Kabupaten Manggarai Barat serta Puskesmas Labuan Bajo, sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam mempersiapkan pasangan calon pengantin memasuki kehidupan berkeluarga.
Kepala KUA Komodo, Sumanwah, S.Ag., saat membuka kegiatan menegaskan bahwa pembekalan pranikah memiliki peran penting dalam membentuk keluarga yang harmonis, tangguh, dan mampu menghadapi berbagai tantangan rumah tangga di masa depan.
Menurutnya, pemahaman yang baik sebelum menikah tidak hanya dapat membantu menekan angka perceraian, tetapi juga menjadi langkah awal dalam mencegah stunting melalui perencanaan keluarga yang matang.
“Pernikahan bukan hanya menyatukan dua individu, tetapi juga membangun fondasi keluarga yang akan melahirkan generasi masa depan. Karena itu, kesiapan mental, kesehatan, dan ekonomi perlu dipersiapkan sejak awal,” ujarnya.
Dalam sesi pertama, Kepala Bidang Keluarga Sejahtera BKKBN Kabupaten Manggarai Barat, Thomas Alfai Edison, S.Kep., Ns., menyampaikan materi bertajuk SIAP NIKAH. Ia menjelaskan pentingnya usia ideal perkawinan, kesiapan membangun keluarga, serta perencanaan keluarga yang berorientasi pada kualitas generasi.
Thomas mengibaratkan keluarga baru sebagai sebuah organisasi yang membutuhkan perencanaan dan pengelolaan yang baik agar dapat berkembang secara sehat dan berkelanjutan.
“Perencanaan yang matang sejak awal akan membantu pasangan membangun keluarga yang sejahtera dan melahirkan generasi yang berkualitas,” jelasnya.
Selanjutnya, Bidan Linda dari Puskesmas Labuan Bajo memberikan materi tentang kesehatan reproduksi. Ia menekankan pentingnya menjaga kesehatan calon ibu dan anak sebagai faktor utama dalam menciptakan keluarga yang sehat dan bahagia.
Materi Bimwin kemudian ditutup oleh Penghulu KUA Komodo, Ahmad Sahar, S.H., yang menjelaskan hak dan kewajiban suami istri sesuai ketentuan hukum negara dan ajaran agama, sehingga pasangan memiliki pemahaman yang seimbang dalam menjalani kehidupan rumah tangga.
Melalui kegiatan ini, KUA Komodo berharap para calon pengantin tidak hanya siap secara administratif untuk menikah, tetapi juga memiliki bekal pengetahuan yang memadai dalam membangun keluarga yang harmonis, sehat, dan sejahtera.
Program Bimwin Catin ini sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama antara KUA, pemerintah daerah, dan fasilitas kesehatan dalam mendukung penurunan angka stunting serta mewujudkan generasi emas Indonesia yang berkualitas di Kabupaten Manggarai Barat.

